.quickedit{display:none;}

Sabtu, 03 Januari 2015

Resensi Novel Surga yang Tak Dirindukan oleh Fatimatuzzahra

 RESENSI
by Fatimatuzzahra
Judul buku : Surga yang tak Dirindukan
Penulis : Asma Nadia
Penerbit : AsmaNadia Publishing House
Tahun Terbit : 2014
Tebal Halaman : xii+308

Novel Surga yang tak Dirindukan ini menceritakan tentang kehidupan rumah tangga seorang gadis yang selalu mengkhayalkan kehidupannya sama seperti dalam cerita dongeng, yang pada akhir ceritanya akan selalu hidup bahagia. Tetapi dalam kehidupan nyata justru berbanding terbalik dengan khayalannya tersebut.
Kisah ini berawal dari seorang gadis bernama Arini yang suka berkhayal bahwa kelak akan ada seorang pria tampan yang melamarnya dan hidup bahagia bersama selamanya. Akhirnya diapun menikah dengan seorang lelaki yang bernama Andika Prasetya yang merupakan teman masa kecil Arini dan Kakaknya.
Kehidupan Arini dan Andika Prasetya pun berubah. Tiga bulan setelah menikah Arini hamil. Pernikahan mereka telah di karuniai 3 orang anak yang lucu, cantik, dan tampan. Di awal pernikahan kehidupan rumah tangga mereka penuh dengan cerita bahagia. Arini yang berprofesi sebagai penulis dan Andika Prasetya berprofesi sebagai Dosen di salah satu perguruan tinggi membuat mereka jarang untuk berkumpul bersama atau hanya sekedar untuk makan berdua. Apalagi Arini yang belakangan ini banyak disibukkan oleh tugas-tugas seminar ke daerah, mengikuti pelatihan, dan lainnya membuat komunikasinya dengan sang suami berkurang.
Selanjutnya kehidupan rumah tangganya pun berubah ketika Andika Prasetya sedang terburu-buru berangkat kerja tiba-tiba di sudut jalan raya ada sebuah mobil yang mengalami kecelakaan cukup parah. Seketika itu pula Andika turun dari mobilnya dan berniat ingin menolong si korban. Degup jantungnya berdetak lebih keras ketika dia melihat sosok perempuan terbujur di trotoar dan darahnya berceceran dimana-mana. Dari situlah cerita baru dalam kehidupan seorang Andika berubah.
Setelah waktu yang cukup lama Andika menyembunyikan suatu rahasia pada Arini yang pada akhirnya Arini pun mengetahui bahwa suaminya telah berpoligami denagn wanita yang bernama Mei Rose.
Kelebihan dari novel ini adalah sampulnya menarik dan warnanya bagus. Kisah cerita dari novel Surga yang tak Dirindukan ini menarik untuk disimak dan mendewasakan pikiran serta hati pembaca. Alur cerita yang menarik serta konflik batin yang ditonjolkan dalam novel ini mampu membuat pembaca terhanyut dan ikut merasakannya. Novel ini dapat dibaca oleh semua jenis umur baik remaja, dewasa maupun orang tua, serta dapat dibaca oleh semua lapisan masyarakat. Isi novel ini mudah dipahami oleh pembaca karena bahasa yang digunakan sederhana serta dapat menginspirasi para pembaca.
Kekurangan dari novel ini adalah terdapat banyak subjudul. Dari subjudul-subjudul tersebut banyak kisah ceritanya yang terpotong dan dilanjutkan dengan cerita lain. Secara keseluruhan cerita novel ini hampir sama dengan cerita film dan novel yang berjudul Catatan Hati Seorang Istri.
Akhir dari kisah novel ini kurang mengesankan karena setelah Andika Prasetya mengaku berpoligami dan Arini bertemu dengan Mei Rose, kisah ceritanya pun selesai.

Novel ini memberikan banyak inspirasi pesan dan kesan yang ada dalam novel ini dapat mengalir ke lubuk hati dan pikiran. 


Feature (Fatimatuzzahra)

FEATURE

Goa Wisata “Sunyaragi”
Suatu tempat peninggalan zaman dahulu yang dijadikan tempat wisata ini mempunyai pemandangan yang indah serta sejuknya suasana membuat nyaman setiap para pengunjung yang mendatanginya, pola bangunannya yang unik dilengkapi pola-pola arsitektur bergaya islam atau Timur tengah dan banyak angin sepoi-sepoi serta pohon-pohon berayunan membuat mata tak jenuh untuk menikmati indahnya Gua sunyaragi. Mungkin sudah tidak asing lagi jika mendengar tentang Gua Sunyaragi, apalagi warga cirebon sudah tentu mengetahui tempat wisata ini, tempatnya selain indah, menarik dan nyaman tempat ini juga strategis, sehingga mudah bagi khalayak umum yang ingin mengunjungi tempat ini.
Menurut pemandu wisata yang ada disana, Gua Sunyaragi ini didirikan pada tahun 1703 Masehi oleh Pangeran Kararangen yaitu cicit dari Sunan Gunung Jati. Gua Sunyaragi ini adalah sebuah gua yang berlokasi di kelurahan Sunyaragi, Kesambi kota Cirebon, dimana terdapat bangunan mirip candi sehingga disebut Gua Sunyaragi, atau Taman Air Sunyaragi, atau disebut juga Taman Sari Sunyaragi.
Menurut sejarahnya nama “sunyaragi” berasal dari kata “sunya” yang artinya sepi dan “ragi” yang artinya raga, kedua bahasa ini berasal dari bahasa Sanskerta. Tujuan didirikannya tempat ini adalah sebagai tempat beristirahat dan meditasi para Sultan cirebon dan keluarganya.
Goa Sunyaragi ini adalah salah satu cagar budaya yang berada di kota Cirebon dengan luas sekitar 15 hektar, tempat ini terletak di sisi jalan by pass Brigjen Dharsono, Cirebon. Komposisi bangunan ini merupakan sebuah taman air, karena itu gua sunyaragi disebut Taman Air Gua Sunyaragi. Pada zaman dahulu gua ini dikelilingi oleh danau yaitu Danau Jati. Kompleks Taman Sunyaragi ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu Pesanggrahan dan bangunan gua. Bagian pesanggrahan dilengkapi dengan serambi, kamar mandi, ruang tidur, kamar rias, ruang ibadah dan dikelilingi oleh taman lengkap dengan kolamnya.
Bangunan gua-gua berbentuk gunung-gunungan, dilengkapi trowongan penghubung bawah tanah dan saluran air. Bagian luar kompleks ini bermotif batu karang dan awan, pintu gerbang luarnya berbentuk candi bentar dan pintu dalamnya berbentuk paduraksa.

Di dalam gua sunyaragi ini terdapat banyak gua-gua lain, diantaranya adalah bernama Gua peteng yang digunakan untuk bersemedi, ada juga Gua pende yang digunakan untuk bengkel kerja pembuatan senjata sekaligus tempat penyimpanannya juga. Selain itu ada Guapawon yang digunakan untuk menyimpan makanan para prajurit dahulunya, serta ada Gua pengawal yang berada dibawah untuk tempat berjaga para pengawal, dan ada juga Gua padang ati yaitu khusus digunakan untuk tempat bertapa para sultan.


Artikel Opini (Fatimatuzzahra)

ARTIKEL
by
Fatimatuzzahra

Orang Islam Sebaiknya Jangan Menyingkat Assalamu’alaikum
Menjawab salam sesame muslim dalam adab islam hukumnya wajib, selain itu karena penduduk Indonesia yang mayoritas penduduknya adalah Negara islam, maka sering dijumpai berbagai pernyataan salam baik secara langsung ataupun melalui media elektronik. Entah apa maksudnya semakin lama salam yang original dari agama islam sering sekali dirubah-rubah, padahal salam itu sendiri artinya sangat baik.
Mengapa kita tidak boleh sembarangan menyingkat salam?
Karena dalam ajaran islam kita dianjurkan untuk mengucapkan salm dengan baik dan benar. Kita lihat isi surat Nabi Sulaiman dalam Al-Qur’an :
“ Innahu min sulaimana wa innahu bismillahir rohmaanir rohiim ‘ala ta’lu ‘alayya wa’tunil muslimiina tho’innalloha  robbal ‘aalamiin”.
Salam pendek, salam sedang, dan salam panjang telah dicontohkan oleh Nabi dan tidak merubah makna aslinya. Seperti :
1.      Salam pendek : “ Assalamu’alaikum “, dengan mengucapkan salam pendek tersebut berarti kita mendapat 10 kebaikan.
2.      Salam sedang : “ Assalamu’alaikum warohmatulloh “, dengan mengucapkan salam sedang seperti itu berarti kita mendapatkan 20 kebaikan.
3.      Salam panjang : “ Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokaatuh”, dengan mengucapkan salam panjang seperti itu berarti kita mendapatkan kebaikan yang sempurna .
Tetapi mengapa kebanyakan orang islam sendiri setiap mengucapkan salam banyak menggunakan singkatan dan singkatannya itu tidak sesuai atau tidak tepat dengan apa yang telah dijelaskan dalam Al-Qur’an seperti diatas. Padahal sudah jelas dijelaskan dalam Al-Qur’an tidak boleh menyingkat ucapan salam, tapi tetap saja orang islam banyak yang menyingkatnya, seperti halnya :
1.      As : yang artinya orang bodoh ; keledai
2.      Ass : yang artinya adalah “ pantat “.
3.      Askum : yang artinya “ celakalah kamu “.
4.      Assamu : yang artinya adalah “ racun “
5.      Samlekum : yang artinya “ matilah kamu “.
6.      Salom / syalom : dari bahasa Ibrani untuk sesama orang Kristen dan ada 263 kata di dalam kitab perjanjian lama dan perjanjian baru.
7.      Mikum : dari bahasa Ibrani yang artinya “ mari bercinta “.
Banyak salah kaprah dalam menyingkat salam, apalagi kata-kata ucapan salam yang tertulis diatas sering digunakan ketika kita menulis kata di handphone atau sms. Dengan alas an menyingkat kata-kata agar menghemat karakter sms agar tidak terlalu panjang dan banyak. Padahal sebenarnya kita telah salah kaprah seperti itu . mungkin kita belum mengetahui arti dari singkatan salam yang sering kita gunakan itu , sehingga banyak orang yang selalu menyingkat kalimat salam . maka marilah kita mulai  sekarang jangan lagi mengucapkan kalimat salam dengan menyingkatnya, ucapan salam itu mudah serta mendapatkan kebaikan jika kita mengucapkannya dengan baik dan benar, semakin panjang kalimat salam yang kita ucapkan maka semakin banyak  pula kebaikan yang kita dapatkan dari Allah.

Sekali lagi, “ASSALAMU’ALAIKUM “ JANGAN DI SINGKAT LAGI !!! Ingat, anda umat islam STOP untuk menyingkat kalimat salam, karena akan mempunyai arti yang berbeda  jika kita menyingkat kalimat salam dan bukan mendapat kebaikan tetapi malah mendapatka kemudaratan. Mudah bagi kita umat islam untuk mendapatkan kebaikan dengan mengucapkan salam saja  kita sudah mendapatkan kebaikan yang sempurna asalkan kita mengucapkannya dengan baik dan benar.  

Minggu, 28 Desember 2014

Artikel Opini (Wahyuni Tresna K)

Kenakalan Remaja ” Geng Motor 
Oleh Wahyuni Tresna K 
Remaja adalah individu yang sedang berada pada masa peralihan dari masa anak-anak menuju masa dewasa dan ditandai dengan perkembangan yang sangat cepat dari aspek fisik, psikis dan sosial. Dewasa ini, banyak sekali kasus-kasus mengenai kenakalan remaja yang terjadi disekitar kita, (seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, dan lain-lain). Salah satu kenakalan remaja yang akhir-ahir ini menganggu kehidupan masyarakat kita adalah maraknya kekerasan yang dilakukan oleh geng motor.
Terbentuknya geng motor, rata-rata diawali dari kumpulan remaja yang hobi balapan liar dan aksi-aksi yang menantang bahaya pada malam menjelang dini hari di jalan raya. Setelah terbentuk kelompok, bukan hanya hubungan emosinya yang menguat, dorongan untuk unjuk gigi sebagai komunitas bikers juga ikut meradang. Mereka ingin tampil beda dan dikenal luas. Banyak cara yang bisa dilakukan oleh komunitas bikers untuk bias dikenal luas oleh masyarakat, seperti perlombaan mengendarai motor secara akrobatik, perlombaan modifikasi motor dan cara positif lainnya. Sayangnya tidak semua komunitas bikers menggunakan cara positif untuk memperkenalkan komunitasnya, diantara mereka ada yang menggunakan cara-cara negatif, salah satunya dengan melakukan aksi-aksi yang sensasional. Mulai dari kebut-kebutan, tawuran antar geng, tindakan kriminal tanpa pandang bulu mencuri di toko, hingga perlawanan terhadap aparat keamanan.
Namun, Geng motor kembali berulah di Cirebon. Korbannya, mahasiswa jurusan manajemen ekonomi perbankan syariah (MEPI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syech Nurjati Kota Cirebon, Syukron Maulidi, 21 tahun. Ia tewas setelah ditusuk anggota geng motor geng motor GBR. Saat itu, warga Sindangjawa, Kecamatan Dukuhpuntang, Kabupaten Cirebon, hendak membeli makanan untuk sahur di Desa Kenanga, Kecamatan Sumber, Ahad, 20 Juni 2014, sekitar pukul 02.00 WIB. "Syukron menderita luka tusuk sekitar 6 cm pada bagian leher," kata saksi, Ubaedillah, Ahad, 20 Juni 2014.
Akan tetapi keluhan warga seperti tidak mendapat tanggapan dari pihak kepolisian. Padahal jelas-jelas hal tersebut mengganggu ketentraman dan mengancam keselamatan warga, termasuk membahayakan para pelakunya.
Penyebab Munculnya Geng Motor, Aksi anarkisme remaja bukan saja dilakukan oleh geng motor. Ada juga tawuran antar sekolah ataupun praktik menggertak dan memeras yang dilakukan oleh pelajar, baik secara perorangan maupun berkelompok. Kesalahan lain yang menyebabkan banyaknya remaja melakukan tindak kriminal adalah adanya pemakluman. Kebut-kebutan di jalan, tawuran, perilaku seks bebas, sering dikategorikan sebagai ‘kenakalan’ dan bukan tindak kriminal. Merasa dapat pemakluman, banyak remaja yang kemudian tidak jera mengulangi perbuatan antisosial.
Merebaknya geng motor dan aksi anarkisme remaja adalah potret kegagalan sistem demokrasi-kapitalisme menciptakan generasi muda yang berkualitas. Remaja lebih tertarik menjadi anggota geng motor ketimbang kegiatan positif dan produktif. Di Bandung, diperkirakan puluhan ribu remaja tanggung bergabung ke dalam geng-geng motor. Sebagian besar dari mereka lagi-lagi kerap melakukan keonaran. Kegagalan itu diantaranya disebabkan arah dunia pendidikan yang melulu mengejar kualitas akademik ketimbang pembentukan karakter, apalagi kepribadian Islam.

Hal itu bertolak belakang dengan Islam. Sistem Pendidikan Islam mengarahkan dan membentuk para pelajar agar memiliki kepribadian Islam dan juga trampil dalam sains dan teknologi. Landasan pendidikan Islam adalah penanaman akidah Islamiyyah dan ketakwaan. Dengan modal awal ini maka seorang pelajar akan paham tujuan hidupnya untuk beribadah kepada Allah. Dia juga yakin akan adanya penghisaban atas segala amal perbuatan di dunia. Sehingga dia tidak akan gegabah apalagi berbuat kemungkaran selama hidupnya.

Artikel Feature (Angie Septiani)

“Akhir Dari Kesabaran Yang Berbuah Manis”
(Angie Septiani)

Negara Indonesia terdiri dari berpuluh-puluh ribu pulau. Ratusan bahkan mungkin ribuan suku dan budaya, begitu pula dengan  aneka macam batik yang dimiliki Indonesia. Batik merupakan  pakaian khas dari Indonesia yang sudah di akui oleh UNESCO pada tahun 2009 dan sudah menjadi sebuah identitas bagi pemakainya. Batik mempunyai berbagai macam motif dan corak yang berbeda dibeberapa daerah Indonesia yang mempunyai arti dan maknanya tersendiri. Batik hampir dapat kita temui hampir diseluruh daerah Indonesia. Corak dan motif dari masing-masing daerah pun berbeda seperti Yogyakarta, Banyumas, Solo, Bali, Aceh, Cirebon, dan masih banyak lagi.
      Lelaki yang satu ini umurnya sudah lebih dari setengah abad dengan rambutnya yang sudah berubah keseluruhannya menjadi warna putih, bahasa yang digunakan pun campuran antara bahasa Jawa dan bahasa Indonesia, wajah yang sudah mempuyai kerutan diarea sekitar mata, tetapi masih kelihatan sehat dan bersemangat. Saat itu, beliau memakai kemeja berwarna merah dengan bermotif batik mega mendung. Sangat terlihat jelas dari pakaian yang dikenakannya, bahwa beliau sangat mencintai batik. Lelaki tersebut bernama Bapak Katura A.R, Pemilik Sanggar Batik Katura di jln.Syekh Datul kahfi Trusmi Kabupaten Cirebon beliau berusia 62 tahun yang sangat peduli dengan seni dan budaya, khususnya batik. Beliau dilahirkan di Trusmi pada tanggal 15 Desember 1952. Beliau anak ke 9 dari 10 bersaudara. Beliau anak dari  Ranima dan Kasmin, beliau dari kelurga pengrajin batik. Semasa kecil, beliau selalu membantu bapak dan ibunya. Mulai dari usia 11 tahun sepulang sekolah beliau membantu bapak dan ibunya membuat batik dengan keuletannya, karyanya pun sangat bagus. Sanggar Batik Katura merupakan sanggar batik yang didirikan secara turun temurun oleh setiap generasi dikeluarga bapak Katura.  
Dengan usianya yang sudah tidak muda lagi, Bapak Katura masih saja menyibukkan dirinya dengan memantau pekerja batik tulis dan para pekerjanya yang sedang membuat pewarnaan alami untuk batik yang diproduksinya. Pekerja yang bekerja dengan Bapak katura adalah saudara dekatnya. Karena beliau saat itu belum bisa menggaji pekerja, jadilah para saudara-saudara beliau yang membantu usahanya. Selain memproduksi batik, Sanggar Katura juga menerima pelatihan membatik bagi siapa saja yang ingin merasakan membuat batik hasil karyanya sendiri. Pelatihan batik baru ada pada tahun 90-an, untuk Umum Sanggar Batik Katura mematok harga Rp. 50.000 per orang dan untuk siswa  Rp. 40.000 per siswa. Sungguh hebat beliau ini, walau kondisinya yang mulai menua beliau masih saja bersemangat untuk memajukan batik, terutama batik Cirebon agar dikenal oleh Negara luar. Sampai didirikannya pelatihan batik, untuk mengenalkan pada generasi muda cara pembuatan batik terutama batik tulis. Pada zaman sekarang ini saat semuanya memakai cara “CAP” dalam pembuatan batiknya, di Sanggar Batik Katura pembuatannya masih mempertahankan pembuatan secara tulis yang cendrung agak susah. Namun, dengan begitu Sanggar Batik Katura memiliki kekhasan tersendiri dari toko pengrajin batik lainnya. Menurut beliau “Sekilas Batik Tulis yang menggunakan Cating dan Lilin akan terlihat beda dibandingkan dengan batik yang pembuatannya memakai cara “CAP”, keindahan pada batik tulis sangat nyata terlihat oleh mata ketimbang yang menggunakan “CAP” , ujarnya.
      Dari semua macam-macam motif batik yang ada, motif yang hanya diminati oleh masyarakat ada dua macam yang pertama ada Batik motif Keraton dan Batik motif Pesisir. Tetapi dari dua itu, hanya batik bermotif pesisir saja yang banyak peminatnya itu dikarenakan batik bermotif pesisir ini warnanya bermacam-macam, motif yang menggunakan flora dan fauna baik dari darat maupun dari laut warnanya  juga cendrung terang.
Usaha turun menurun yang sekarang dirintisnya kini, dulu hanya dijual dipekarangan rumahnya saja rumah tersebut juga merupakan rumah turunan. Karena menjualnya hanya dirumah jadi hanya penduduk sekitar rumah lah yang datang untuk membeli. Itu pun tidak banyak orang yang berkunjung untuk membeli. Tetapi dengan rasa gigih yang luar biasa, semangat beliau mempertahankan batik dan seiring berjalannya waktu, batik-batik beliau semakin dikenal masyarakat luas. Dan pada akhirnya, Bapak Katura bisa membuat sebuah toko khusus untuk menjualkan hasil batiknya tersebut. Tepat didepan rumahnya yang dulu sebagai tempat sementara menjualkan batik-batiknya, sekarang Bapak Katura bisa membuat sebuah toko untuk diisi oleh berbagai hasil batik yang diproduksi sendiri oleh Sanggar Batik Katura. Toko yang tidak begitu besar, namun bisa menampung berbagai hasil batik-batiknya ini kini sangat ramai banyak dikunjungi oleh berbagai masyarakat Indonesia. Bahkan, pada waktu masih menjabat sebagai presiden Republik Indonesia Bapak Susilo Bambang Yudhoyono serta didampingi istri tercinta yaitu Ibu Ani Yudhono saat beliau berkunjung ke Kota Cirebon bapak presiden kita ini meyempatkan diri mampir ke Sanggar Batik Katura untuk melihat-lihat hasil batik Bpk Katura  dan membeli beberapa batik sebagai buah tangan atas kunjungannya ke Kota Cirebon.
            Apakah peminat batik bapak saat ini hanya masyarakat dalam negri saja? “ Saat ada acara di Sanggar Batik Katura, yaitu Indonesia Wo Tonoshimukai saat itu peminat batik adalah orang-orang dari Negri Jepang, saai itu 80% peminatnya karena mereka menyukai motif batik yang masih original. Mereka pernah membeli batik dari sanggar bapak ini mulai dari harga Rp. 500.000 hingga harga Rp. 15.000.000” jawab beliau dengan lugas. Pendapatan Bapak Katura sekarang sudah mencapai Rp. 1.000.000; per bulan, dengan penghasilan yang cukup besar Bapak Katura bisa menyekolahkan anaknya hingga jenjang perguruan tinggi. Penjualan batik bapak, tidak dijual ke toko-toko lain. Batik yang diproduksi sendiri dijual sendiri ditokonya. Hingga saat ini masih ada pegawai yang merupakan saudaranya. Anak sulung Bapak Katura saat ini merupakan generasi penerus Sanggar Batik Katura untuk menggantikannya saat nanti beliau tiada. Jadi walau bapak sudah tidak ada, masih ada orang yang meneruskan dan menjaga batik ini.  “Orang yang sukses itu, orang yang cita-citanya tercapai. Sekolah bukan untuk mencapai kekayaan melainkan untuk menuntut ilmu”  itulah kata-kata yang beliau ucapkan saat selesai mewawancarainya.
Sangatlah bangga dan bahagia Bapak Katura saat itu, saat semua perjuangannya dulu bermula dari nol kini sudah terbayar dengan semua pencapaian yang diperolehnya. Kemajuan tokonya saat ini, bukan semata mata karena takdir yang Allah berikan pada beliau. Semangat dan kerja keras  lah yang membuat takdir tersebut menjadi kenyataan. Dimana ada kemauan disitu ada jalan. 

                  

Resensi Novel Hatiku Berhenti di Kamu (Angie Septiani)

Hatiku Berhenti di Kamu
Karya : Ekaa Y. Saleem


Orang bilang, cinta itu tumbuh dari mata lalu turun ke hati. Namun, tidak untuk Annisa Assyadzi atau yang biasa dipanggil Syadzi. Tentang cintanya, syadzi menemukan jalannya dari sebuah lantunan suara adzan yang tepat berkumandang pada jam 12.05 WIB. Itu adalah lantunan adzan dari lelaki yang bernama Akhyar. Tetapi sebelumnya syadzi tidak mengetahuinya. Lama ia mengagumi suara itu, barulah ia mengetahui siapa seseorang yang selalu menyerukan lantunan dzan tersebut. Orang tersebut tak disangka-sangka sebelumnya oleh syadzi karena syadzi menyangka yang memiliki suara seindah itu adalah hamzah.
 Saat Syadzi sekolah menegah dulu Syadzi bersekolah di Islamic Boarding School (Asrama), sekarang ini ia menjadi seorang mahasiswi dibidang kedokteran dan sedang menjalani kan co-ass. Saat sekolah dulu syadzi mempunyai banyak teman, tetapi yang hingga sekarang ini masih setia adalah farah. Sekarang bahkan farah menjadi sahabat dekat syadzi. Teman dikalangan wanita sewaktu syadzi sekolah ada laila, hana, aya, rifa, dea, clara, dan refa. Di kelasnya syadzi mempunyai teman pria yang bernama Hamzah,. Hamzah  adalah teman pria syadzi di kelas yang sangat dingin terhadap semua wanita termasuk kepada syadzi. Selain itu, hamzah juga sangat pintar disemua bidang mata pelajaran hampir tak ada orang yang bisa menandingi kepintarannya. Tetapi pada suatu ketika, saat hamzah dan syadzi mengikuti sebuah perlombaan disitulah syadzi berhasil mengalahkan hamzah. Hamzah mempunyai teman bernama nianzu, farid, hisyam, dan akhyar. Akhyar ini seorang sahabat hamzah dari dulu saat sekolah hingga sekarang. Akhyar sesosok pria yang baik, ramah, pintar dan suka sekali memanggil hamzah dengan sebutan “Guru”  itu pun masih dilakukannya hingga mereka lulus dari sekolah, hingga saat ini mereka di pertemukan kembali sebutan itu masih saja disematkan kepada hamzah.
Syadzi menyukai hamzah saat mereka satu sekolah bahkan sekelas, tetapi dengan sifat hamzah yang selalu dingin kepada setiap wanita dan agak sombong karena kepintarannya itu. Tetapi pada suatu hari hamzah tiba-tiba pindah sekolah. Saat itu syadzi kaget akan kehilangannya hamzah dari sekolah. Syadzi bertanya-tanya, mengapa hamzah pindah tidak memberitahu dirinya dan sangat mendadak. Saat syadzi bertemu dengan akhyar sahabat hamzah, ia bertanya kepada akhar tentang hamzah. Disitu akhyar menjelaskan semua tentang sebab pindahnya hamzah. Syadzi pun menangis, saat itulah syadzi mengutarakan perasaannya bahwa syadzi diam-diam mempunyai perasaan kepada hamzah walaupun hamzah sangat dingin kepadanya. Hanya akhyar yang mengetahui itu, sahabatnya farah bahkan tak mengtahuinya. Waktu berlalu sangat cepat, saat ini syadzi sedang mengikuti co-ass. Sebuah seminar yang bertemakan “The Secret of Jodoh” disitulah syadzi dipertemukan kembali oleh hamzah. Setelah lama tak bertemu, tiba-tiba mereka dipertemukan kembali dalam acara seminar. Pada saat itu hamzah melihati terus syadzi serasa memastikan apakah wanita yang sedang ia lihati itu adalah wanita yang dulu ia kenal. Dengan perlahan hamzah pun mendekati syadzi dan memberi salam sambil bertanya “apa benar kau Anissa Assyadzi?”. Syadzi  mengangguk, tetapi saat itu syadzi tidak mengenal hamzah. Karena tidak mengingat syadzi balik bertanya “maaf, siapa ya?”, hamzah menjawab “aku hamzah” saat itulah syadzi kaget bukan kepalang bahwa lelaki yang ada dihadapannya itu adalah hamzah teman lelaki yang iya sukai. Karena banyak perubahan fisik pada hamzah, sampai-sampai syadzi tidak mengenalinya lagi. Setelah seminggu berlalu, syadzi mendapatkan surat khitbah dari hamzah. Ia kaget setelah membaca surat tersebut, disurat itu hamzah meminta syadzi menjadi istrinya. Hamzah membutuhkan jawaban dari syadzi. Tetapi syadzi tak kunjung membalas surat itu hingga 6 bulan lamanya. Karena alasannya ia ingin menyelesaikan co-assnya itu, jadi syadzi menunda balasan surat hamzah. Setelah 6 bulan berlalu, hamzah menikah dengan seorang wanita bernama lala. Lala adalah saudari tiri lala. Syadzi tinggal bersama Abi dan Umi rita, umi rita adalah ibu tiri bagi syadzi.  Umi rita adalah seorang janda yang mempunyai anak salah satunya adalah lala istri hamzah. Hamzah memberitahu kabar pernikahannya kepada sahabatya akhyar yang sedang menuntut ilmu di Universitas Al-Azhar, kairo. Hamzah meminta akhyar untuk datang dipernikahannya nanti, tetapi akhyar tidak datang. Karena akyar takut bahwa nanti calon istri sahabatnya itu adalah syadzi. Sebelumnya akhyar menyukai syadzi. Waktu hari H pernikahan hamzah pun tiba, syadzi tdak mengetahui bahwa calon istri lelaki yang dicintainya dan yang memberi surat Khitbah kepadanya itu adalah kakak tirinya lala. Syadzi pun terkejut melihat itu, pada pembacaan ijab kabul syadzi tidak bisa menahan air matanya. Saat itu pula syadzi menangis, dan tidak beberapa lama kemudian syadzi meminta pulang duluan. Sesampainya di rumah syadzi mengurung diri di kamar, dengan terus menangis. Ia tak menyangka, bahwa hamzah setega itu menyakiti perasaannya. Bebarapa hari setelah itu syadzi selalu mengurung diri dikamar dan tak mau makan. Kedua orangtuanya bingung, karena tiba-tiba syadzi menjadi seperti itu tanpa sebab yang mereka tahu. Syadzi tidak menceritakan surat khitbahnya itu kepada siapa pun termasuk kepada abinya sendiri. Hamzah sudah bahagia dengan keluarga kecilnya, namun syadzi masih merasakan sakit terhadap hamzah. Tetapi dengan berjalannya waktu semua hari yang syadzi lalui semakin membuat ia tegar, apalagi ia sudah menerima hamzah dan lala menjadi bagian keluarga yang baru ditambah lagi lala yang sudah mempunyai anak. Kehidupan mereka makin membaik.
Setelah beberapa lama kemudian hamzah menyuruh sahabatnya akhyar untuk pulang ke Indonesia. Saat itu hamzah menceritakan semuanya kepada akhyar, disitu akhyar merasa bersalah karena sudah salah paham terhadap hamzah. Disela-sela pembicaraannya, hamzah menyuruh akhar melamar syadzi. Tetapi akhyar tidak mau, karena takut syadzi sudah ada yang memiliki. Hamzah meyakinkan akhyar, bahwa syadzi hingga detik ini belum ada yang meminang. Setelah lama meyakinkan, akhirnya akhyar luluh dan bersedia untuk meminang syadzi dengan surat khitbah. Dengan kepercayaan penuh, akhirnya surat akhyar mendapat balasan dari syadzi. Syadzi menerima pinangan akhyar, tak lama syadzi dan akhyar akhirnya menikah. Sebenarnya syadzi masih meyimpan perasaan pada hamzah, tapi hamzah sudah meyakitinya. Karena jodoh Allah yang menentukan, akhirnya syadzi berjodoh dengan akhyar. Ya suara adzan yang ia kagumi itu adalah suara suaminya sekarang ini. Tidak diduga mereka akhirnya dipersatukan dalam sebuah pernikahan. Dengan berjalannya waktu mereka akhirnya menjadi keluarga yang sakinah mawadah dan warrahmah. Akhyar merupakan sosok kepala rumah tangga yang baik dan romantis bagi istrinya syadzi. Oleh karena itu mereka berdua hidup bahagia.          




Nama : Angie Septiani (113050130)
Kelas : 2D

Penulisan populer (tugas resensi novel)

Surat Pembaca (Angie Septiani)

Kurangnya Penerang Pada Jalan Raya DR.Sudarsono

Kurangnya penerangan pada jalan DR.Sudarsono membuat saya merasa was-was apabila melewati jalan tersebut. Karena menurut saya penerangan pada jalan DR.Sudarsono sangat lah kurang, apa lagi saat melewati jalan tersebut pada malam hari. Sebagai pengendara mungkin apabila melewati jalan DR.Sudarsono pada malam hari, akan merasa tidak nyaman karena keadaan jalannya yg gelap. Biasanya jalan-jalan yang penerangannya kurang akan dimanfaatkan orang untuk melakukan perbuatan kriminal atau kejahatan. Oleh karena itu sangat mengganggu kenyaamanan pengendara saat berkendara, apalagi saya mengendarai kendaraan bermotor.
Jalan yang gelap juga berbahaya bagi kondisi jalan raya yg mengalami kerusakan seperti berlubang, karena kondisi jalan yang tidak terlihat oleh pengendara bisa saja pengendara mengalami kecelakaan karena tidak mengetahui keadaan jalan yang rusak. Oleh sebab itu saya sebagai masyarakat, meminta agar pemerintah Kota Cirebon segera menangani kondisi tersebut. Agar pengendara yang melewati jalan DR.Sudarsono merasa aman saat melewatinya. Karena yang melewati jalan DR.Sudarsono ini tidak sedikit, hampir semua orang melewati  jalan tersebut.
Terimakasih.





                                                                                                                Angie Septiani